Makassar — Viraljustice.id — Upaya pelestarian budaya lokal terus mendapat perhatian dari berbagai kalangan. Salah satunya terlihat dari kunjungan sejumlah tokoh dan kreator ke Galeri La Cedda, yang dikenal sebagai ruang kreatif sekaligus pusat pelestarian busana adat.
Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan nyata terhadap eksistensi budaya lokal di tengah arus modernisasi yang semakin pesat.
Beberapa tokoh yang hadir di antaranya Utsman Sirua yang dikenal sebagai “Kakek Merah” dan merupakan konten kreator viral asal Kabupaten Jeneponto, kemudian Hendra Mappasomba, tokoh adat dari Kerajaan Tallo, serta Syamsul Anchu, penyanyi sekaligus pencipta lagu “Salimu Naraka”.
Kunjungan tersebut juga disambut langsung oleh Asdar selaku owner Galeri La Cedda, yang selama ini aktif mengembangkan usaha berbasis budaya lokal melalui produksi dan penyediaan busana adat.
Dalam kesempatan tersebut, para tokoh menilai bahwa Galeri La Cedda bukan sekadar tempat usaha, melainkan juga menjadi wadah penting dalam menjaga identitas budaya serta memperkenalkan nilai-nilai tradisi kepada generasi muda.
“Budaya harus dijaga bersama. Kehadiran ruang seperti Galeri La Cedda menjadi bukti bahwa pelestarian budaya bisa berjalan seiring dengan perkembangan zaman,” ungkap salah satu tokoh yang hadir.
Galeri La Cedda sendiri terus berupaya menghadirkan inovasi tanpa meninggalkan akar tradisi, sehingga mampu menarik minat masyarakat luas sekaligus memperkuat identitas budaya daerah.
Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, diharapkan upaya pelestarian budaya melalui sektor kreatif seperti ini dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Lp.Hasrat.
