Makassar, ViralJustice – 29 November 2025 — Kondisi memprihatinkan Kantor Lurah Kunjung Mae di Kecamatan Mariso kembali memantik sorotan publik. Alih-alih menjadi pusat pelayanan yang nyaman dan representatif bagi warga, bangunan kantor lurah tersebut justru menyerupai rumah tinggal tua yang tidak terawat, dengan fasilitas yang serba terbatas dan sangat mengkhawatirkan.
Pantauan pada 28 November 2025, menunjukkan kondisi bangunan yang tampak usang dengan sarana yang tidak memadai. Bagian paling mengkhawatirkan adalah plafon yang terlihat rapuh, berlubang, dan nyaris ambruk, sehingga berpotensi membahayakan pegawai maupun masyarakat yang datang mengurus berbagai kebutuhan administrasi.
Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan rasa kecewanya atas kondisi tersebut.
“Kami merasa sedih dan prihatin melihat kondisi kantor lurah kami. Ini tempat kami mengurus surat penting dan mencari solusi atas masalah warga, tetapi kondisinya seperti rumah tua yang tidak terurus. Kami merasa tidak dihargai sebagai warga.”
Warga juga menyoroti janji renovasi yang pernah disampaikan oleh Arifuddin Majid, anggota DPRD Kota Makassar dari Fraksi Golkar.
“Dulu Pak Arifuddin Majid berjanji akan membantu renovasi kantor lurah karena katanya kantor lurah adalah wajah pemerintah. Tapi sampai sekarang belum ada realisasinya. Kami berharap beliau tidak lupa janjinya,” ujar warga tersebut.
Renovasi Mendesak Dibutuhkan
Kondisi seperti ini tidak hanya merusak citra pelayanan publik, tetapi juga menyangkut keselamatan dan kenyamanan masyarakat. Plafon yang rawan runtuh sangat berbahaya, sementara fasilitas pelayanan yang minim dapat menghambat efektivitas pelayanan administrasi.
Warga Kunjung Mae mendesak Pemerintah Kota Makassar dan Kecamatan Mariso untuk segera mengambil tindakan nyata.
Tuntutan Warga Kunjung Mae
1. Pemerintah Kota Makassar segera mengalokasikan anggaran untuk renovasi total Kantor Lurah Kunjung Mae.
2. Arifuddin Majid, anggota DPRD Kota Makassar, diminta untuk menepati janji renovasi yang pernah disampaikan kepada warga.
3. Pemerintah Kecamatan Mariso melakukan pengawasan dan perawatan rutin setelah renovasi dilaksanakan.
4. Masyarakat Kunjung Mae akan mengawal proses renovasi demi transparansi dan akuntabilitas.
Kantor lurah adalah etalase pelayanan pemerintah di tingkat dasar. Kondisi memprihatinkan seperti di Kunjung Mae harus menjadi evaluasi serius agar pelayanan publik tidak hanya sekadar formalitas, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Laporan: Ilham
