Maros, || Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Demokrasi Rakyat Bawa Indonesia (DRBI) Cabang Pengurus Daerah (DPC) Maros menggelar kegiatan sosialisasi penting yang difokuskan pada pembahasan arah dan langkah strategis kedepan organisasi Minggu (25/01/2026) malam.
Kegiatan yang diadakan di Dusun Barambang, Desa Bontomate’ne, Kabupaten Maros ini menjadi momentum bagi seluruh anggota untuk menyatukan visi dan misi dalam memperjuangkan nilai-nilai demokrasi yang berakar pada kepentingan rakyat Indonesia.
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Ketua DPC DRBI Maros, Nawir, beserta Wakil Ketua, Muhammad Andi Sapril, menghadirkan anggota dari berbagai pelosok Kabupaten Maros.
Tempat terpilih sebagai lokasi sosialisasi bukan tanpa alasan – Dusun Barambang yang menjadi bagian dari Desa Bontomate’ne diangkat sebagai simbol kesatuan dan kebersamaan yang menjadi dasar utama dalam membangun demokrasi yang hidup dan bernuansa lokal.
Para peserta datang dengan semangat yang tinggi, siap untuk berbagi pemikiran dan berkontribusi dalam merumuskan langkah-langkah konkret yang akan dijalankan organisasi dalam kurun waktu mendatang.
Dalam arahan pembukaan, Ketua DPC Nawir menegaskan bahwa peran LSM sebagai mitra pemerintah dan penggerak masyarakat tidak bisa dipandang sebelah mata.
“Demokrasi bukan sekadar kata kosong atau bentuk formalitas politik belaka. Kita hadir untuk memastikan bahwa suara rakyat benar-benar terdengar, hak-hak mereka terpenuhi, dan pembangunan berjalan secara merata hingga ke pelosok desa,” ucap Nawir.
Ia menambahkan bahwa tantangan yang dihadapi saat ini membutuhkan sinergi yang kuat antara anggota organisasi, pemerintah daerah, dan elemen masyarakat lainnya.
Wakil Ketua Muhammad Andi Sapril dalam paparannya menguraikan beberapa poin penting yang menjadi fokus pembahasan dalam sosialisasi ini.
Di antaranya adalah penguatan kapasitas anggota melalui pelatihan-pelatihan terkait literasi politik dan hukum, pendirian posko layanan masyarakat di berbagai desa untuk mempermudah akses informasi, serta pengembangan program kerja yang lebih terarah pada peningkatan kesejahteraan ekonomi dan sosial masyarakat bawah.
“Kita tidak hanya bicara tentang demokrasi secara politik, tapi juga bagaimana demokrasi bisa memberikan manfaat nyata dalam kehidupan sehari-hari setiap warga negara,” jelas Andi Sapril.
Selama sesi diskusi yang hangat dan penuh kontribusi, para anggota LSM DRBI Maros aktif mengemukakan gagasan dan masukan yang konstruktif.
Beberapa usulan yang muncul antara lain adalah pembentukan kerja sama dengan perguruan tinggi lokal untuk melakukan penelitian mengenai kondisi sosial-politik di Kabupaten Maros, serta program advokasi yang fokus pada perlindungan hak-hak perempuan dan anak di daerah pedesaan.
Semua usulan akan diolah secara matang oleh pengurus untuk dijadikan bagian dari rencana kerja tahunan yang akan segera disahkan.
Penutupan kegiatan dilakukan dengan kesepakatan bersama bahwa LSM DRBI Maros akan terus berkomitmen menjadi wahana yang efektif bagi rakyat untuk berpartisipasi aktif dalam proses demokrasi.
Dengan langkah-langkah yang jelas dan dukungan yang solid dari seluruh anggota, diharapkan organisasi ini dapat memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan Indonesia yang lebih adil, makmur, dan demokratis.
Kegiatan sosialisasi ini juga menjadi bukti bahwa semangat perjuangan untuk kepentingan rakyat tetap hidup dan berkobar di tengah masyarakat Maros.
Penulis: Suryadi Abbas
Editor : Tim Redaksi
